Apa Itu Amonium Bikarbonat: Fungsi, Manfaat dan Kegunaanya

Dalam dunia baking kita sering menjumpai banyak sekali jenis bahan makanan, termasuk juga Amonium Bikarbonat. Bahan ini umumnya banyak digunakan dalam proses pembuatan roti atau bakeri. Tahukah anda apa itu Amonium Bikarbonat?

Gambar Amonium Bikarbonat

Pengertian Amonium Bikarbonat

Amonium bikarbonat adalah senyawa kimia berbentuk bubuk berwarna putih yang umumnya digunakan sebagai bahan pengembang dalam proses pembuatan adonan roti. Rumus kimianya adalah (NH4)2HCO3, dan jika disederhanakan menjadi NH₅CO₃. Rumus ini biasa dikenal sebagai tanduk rusa atau “baker’s ammonia”. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi bicnat. Senyawa ini termasuk dalam kelompok garam dan penggunaannya telah dilakukan sejak lama.

Agen pengembang ini adalah zat kimia yang membuat adonan roti mengembang akibat produksi gelembung udara saat adonan dipanggang.

Bahan senyawa ini umumnya disebut sebagai baking soda (soda kue yang umum digunakan untuk membuat adonan kue), natrium hidrogen karbonat, Sodium bikarbonat, dan lain-lain. Senyawa ini berbentuk seperti butiran kristal dan sering kita jumpai dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat dapat larut dalam air. Senyawa ini banyak digunakan dalam produksi roti atau kue karena zat ini mampu bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang bisa membuat roti “mengembang”.

Fungsi dan Kegunaan Amonium Bikarbonat

Ammonium bikarbonat berfungsi sebagai bahan adonan roti atau kue dalam resep tradisonal, terutama ini dari Eropa utara dan Skandinavia. Ammonium bikarbonat merupakan bahan pengembang yang sering digunakan sebagai pengganti ragi, namun produk jadi tidak akan pernah seperti berudara dan ringan seperti resep aslinya. Loftkökur Islandia (biskuit udara) misalnya membutuhkan ragi melalui amonium bikarbonat.

Manfaat dan Kegunaan Lain dari Amonium Bikarbonat

Selain sebagai bahan pengembang roti, ternyata senyawa ini juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Senyawa ini sering digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung). Karena bersifat alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderita asidosis tubulus renalis (ATR) atau rhenal tubular acidosis (RTA). Selain itu, natrium bikarbonat juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar asam urat.

Tinggalkan Komentar Dibawah