7 Teknik Memasak Deep Frying, Agar Gorengan Lebih Enak dan Sehat

7 Teknik Memasak Deep Frying, Agar Gorengan Lebih Enak dan Sehat

Teknik Memasak Deep Frying – Apa itu Deep Frying? Menurut wikipedia, Deep Frying adalah metode memasak di mana makanan yang digoreng terendam penuh dalam lemak panas atau minyak panas. Keuntungan utama dari menggunakan Teknik Memasak Deep Frying ini adalah bahan makanan yang Anda masak bisa matang secara merata. Hanya saja Anda perlu menggunakan banyak minyak untuk melakukan penggorengan ini.

Untuk hasil gorengan yang maksimal maka perlu diterapkan teknik deep frying, yakni teknik menggoreng dengan minyak banyak hingga bahan makanan yang digoreng terendam sepenuhnya. Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan agar hasil masakan jadi lebih sempurna.

Tips Menggoreng dengan 7 Teknik Memasak Deep Frying

7 Teknik Memasak Deep Frying
7 Teknik Memasak Deep Frying

1. Gunakan Minyak Yang Sesuai

Pilihan minyak goreng yang tepat harus dilakukan agar hasil gorengan memiliki kualitas rasa dan juga warna yang menarik. Untuk teknik menggoreng dengan cara deep frying seperti ini sebaiknya gunakan minyak yang berasal dari kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang kedelai atau minyak biji bunga matahari. Minyak ini dipilih karena titik panas yang bisa bertahan dalam suhu yang lebih tinggi.

2. Persiapkan Bahan Makanan Yang Akan Dimasak

Sebelum digoreng, bahan makanan memang sebaiknya dibalut dengan adonan. Atau setidaknya Anda perlu membaluri bahan makanan dengan tepung. Tapi jika bahan makanan yang akan Anda goreng tidak menggunakan tepung seperti keripik singkong, pastikan agar bahan makanan benar-benar kering. Memasukkan bahan makanan yang basah tanpa balutan tepung bisa menciptakan percik-percik minyak.

3. Gunakan Alat Masak yang Tepat

Proses masak yang satu ini idealnya menggunakan alat masak khusus yang dinamakan deep fryer. Alat ini juga memiliki strainer atau peniris minyak yang bisa dikaitkan. Bahkan versi lebih lengkapnya memiliki fitur filter minyak sehingga bisa dipakai kembali tanpa harus memindah-mindahkan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadhan Dan Artinya 2019

Sayangnya alat ini mungkin dirasa terlalu mahal untuk pemakaian rumah tangga yang tidak selalu sehari-hari menggunakan teknik memasak deep frying. Meskipun sangat aman, alat ini juga membutuhkan penggunaan minyak dalam jumlah banyak sehingga tidak ekonomis untuk dipakai di luar bisnis restoran. Alternatifnya adalah menggunakan wajan yang dalam atau panci yang cocok untuk proses penggorengan ini. Panci yang dalam akan menjaga kita dari cipratan minyak panas.

4. Jaga Temperatur Minyak Agar Tetap Stabil

Jika temperatur minyak tidak cukup panas, maka makanan yang dihasilkan akan berminyak dan saling menempel satu sama lain. Tapi jika minyak terlalu panas, makanan akan mudah gosong tetapi bagian dalam makanan bisa saja masih mentah. Agar bisa memastikan bahwa temperatur minyak sudah pas untuk memasak, Anda bisa memasukkan secuil roti tawar ke dalam minyak dan jika roti bisa berwarna kecoklatan dalam waktu 60 detik, itu tandanya minyak sudah siap digunakan untuk menggoreng dengan teknik deep-frying.

5. Jangan Terlalu Memenuhi Wajan

Memang sepertinya menggoda untuk segera menggoreng semua makanan yang tersedia agar bisa dinikmati segera. Namun untuk hasil yang maksimal sebaiknya ini jangan dilakukan. Pertama, terlalu banyak makanan yang memenuhi wajan akan menurunkan temperatur minyak sehingga hasil gorengan bisa terlalu berminyak dan basah.

Justru bila makanan tidak terlalu memadati wajan, maka hasil penggorengan setiap makanan akan lebih konsisten dan seluruh permukaan makanan akan tergoreng dengan baik.

6. Perhatikan Waktu Penggorengan

Menggoreng dengan teknik deep fry ini tidak perlu waktu yang lama. Jika Anda hanya ingin mematangkan bagian luar atau mendapatkan tekstur renyah, maka waktu yang dibutuhkan hanyalah sekitar 30 detik. Hal ini juga berlaku pada makanan berukuran kecil. Jika makanan memiliki ukuran yang cukup besar, biarkan ia selama beberapa saat hingga warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan. Jangan aduk-aduk bahan makanan agar bentuknya tidak hancur.

Baca Juga:  26+ Ide Kue Ulang Tahun Anak Bertema Karakter Unik

7. Tiriskan Makanan Setelah Selesai Digoreng

Jika makanan yang digoreng telah matang sebaiknya setelah diangkat jangan langsung disajikan karena makanan tentu mengandung minyak yang cukup banyak. Tiriskan di atas tisu dapur agar minyak dalam makanan bisa terserap. Makanan yang terlalu banyak mengandung minyak tentu saja akan mengurangi cita rasa dan kualitanya.

Minyak goreng bekas bisa Anda pakai lagi. Caranya, dengan menyaring minyak yang sudah dingin. Kain katun tipis bisa digunakan untuk menyaring minyak. Atau anda bisa gunakan panci khusus yang dilengkapi saringan untuk menyaring minyak.

Minyak harus disimpan di tempat yang gelap dan sejuk. Selain itu, jangan membuang minyak ke dalam wastafel. Minyak goreng bekas yang sudah tak layak pakai wajib dibuang dengan sampah rumah tangga lainnya.

Tinggalkan Komentar Dibawah